Skip to content

Politeknik BPI Tandatangani Kontrak Hibah BIMA 2026 untuk Riset Resiliensi UMKM Mebel Berbasis Digital Embeddedness

Surakarta – Politeknik Bisnis dan Perpajakan Indonesia melaksanakan penandatanganan kontrak hibah BIMA 2026 skema Penelitian Dosen Pemula. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Politeknik BPI dalam memperkuat budaya riset dosen, meningkatkan kontribusi akademik bagi masyarakat, serta mendorong pengembangan UMKM melalui pendekatan digital.

Penandatanganan kontrak hibah dilakukan oleh Ketua LPPM Politeknik BPI, Tria Wulandari, S.Pd.I., M.Pd., dengan Ketua Tim Peneliti, Rohmad Suryadi, S.Sos., M.A. Adapun judul riset yang memperoleh pendanaan adalah “Resiliensi UMKM Mebel Berbasis Digital Embeddedness dalam Ekosistem Pemasaran Digital di Kota Surakarta.”

Tim peneliti dalam kegiatan ini terdiri atas Sofia Ningsih Rahayu Putri, S.IP., M.I.Kom., Lusi Oktaviana, S.E., M.M., Dr. Agus Widodo, S.T., M.M., serta melibatkan mahasiswa Aun Hizbulloh. Keterlibatan mahasiswa dalam penelitian ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran langsung dalam penguatan kompetensi riset, pengabdian, dan pemahaman terhadap persoalan riil dunia usaha.

Kegiatan penandatanganan tersebut turut disaksikan oleh jajaran Yayasan dan pimpinan Politeknik BPI, yaitu Pembina Yayasan Dr. Sakidi, S.E., M.Akt., Sekretaris Yayasan Didik Rohmawan, S.T., Wakil Direktur I Ina Nur Rokhmah, S.E.I., M.M., dan Wakil Direktur II Dewi Purnasari, S.E., M.Si.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Sakidi, S.E., M.Akt. menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada tim peneliti yang berhasil memperoleh hibah BIMA 2026. Menurutnya, capaian ini merupakan kebanggaan bagi institusi sekaligus bukti bahwa dosen Politeknik BPI memiliki kapasitas untuk bersaing dalam pendanaan riset nasional.

 

“Selamat kepada tim peneliti atas capaian hibah BIMA 2026 ini. Semoga penelitian yang dilakukan tidak hanya menghasilkan luaran akademik, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi penguatan UMKM, khususnya sektor mebel di Kota Surakarta. Yayasan mendukung penuh pengembangan riset dosen sebagai bagian dari peningkatan mutu perguruan tinggi,” ujar Dr. Sakidi.

Ketua LPPM Politeknik BPI, Tria Wulandari, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa hibah ini menjadi momentum penting bagi penguatan kinerja penelitian dosen. LPPM akan terus mendorong dosen untuk aktif mengikuti hibah kompetitif, menghasilkan publikasi ilmiah, serta membangun riset yang relevan dengan kebutuhan dunia industri dan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Tim Peneliti, Rohmad Suryadi, S.Sos., M.A., menjelaskan bahwa penelitian ini berfokus pada kemampuan UMKM mebel di Kota Surakarta dalam membangun ketahanan usaha melalui keterhubungan digital atau digital embeddedness. Penelitian ini akan melihat bagaimana pelaku UMKM memanfaatkan jejaring digital, platform pemasaran online, media sosial, relasi pelanggan, serta ekosistem pemasaran digital untuk menjaga keberlanjutan usaha di tengah persaingan pasar.

“UMKM mebel memiliki potensi besar, namun juga menghadapi tantangan dalam pemasaran, adaptasi teknologi, dan perubahan perilaku konsumen. Melalui penelitian ini, kami ingin memetakan bagaimana keterhubungan digital dapat memperkuat resiliensi UMKM mebel di Surakarta,” jelas Rohmad.

Politeknik BPI berharap penelitian ini dapat menghasilkan rekomendasi yang aplikatif bagi pelaku UMKM, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait dalam merancang strategi penguatan pemasaran digital. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi Politeknik BPI dalam mendukung transformasi digital sektor usaha kecil dan menengah di Kota Surakarta.

Melalui capaian hibah BIMA 2026 ini, Politeknik Bisnis dan Perpajakan Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan riset terapan, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan karya akademik yang berdampak bagi masyarakat dan dunia usaha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *