Skip to content

Tim Pengelola BPI dan Satgas PPKPT Mengadakan BPI Akbar untuk Civitas Akademika Politeknik BPI

Tim Pengelola BPI dan Satgas PPKPT Mengadakan BPI Akbar untuk Civitas Akademika Politeknik BPI

Sukoharjo – Tim Pengelola Bina Pribadi Insan (BPI) bersama Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Politeknik Bisnis dan Perpajakan Indonesia menyelenggarakan kegiatan Bina Pribadi Insan (BPI) Akbar, Jumat, 10 Juli 2026.

Kegiatan yang diikuti oleh civitas akademika Politeknik BPI tersebut dilaksanakan di Masjid An-Nadwah, Kampus Politeknik Bisnis dan Perpajakan Indonesia. BPI Akbar menghadirkan Hatta Syamsudin, Lc., M.H.I. sebagai pembicara utama.

Direktur Politeknik Bisnis dan Perpajakan Indonesia, Rohmad Suryadi, S.Sos., M.A., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembinaan melalui kegiatan Bina Pribadi Insan merupakan agenda wajib bagi seluruh civitas akademika, baik dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, maupun mahasiswi.

Menurutnya, kegiatan BPI tidak hanya berorientasi pada peningkatan pemahaman keagamaan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan kepribadian civitas akademika.

“Dalam kegiatan Bina Pribadi Insan diajarkan berbagai nilai penting, meliputi nilai keagamaan, kebangsaan, kepemimpinan, kewirausahaan, dan kemasyarakatan. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat,” ujar Rohmad Suryadi.

Sementara itu, Hatta Syamsudin dalam pemaparannya menyampaikan pentingnya keikutsertaan civitas akademika dalam kegiatan BPI sebagai bagian dari upaya membangun pribadi yang berkarakter, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran untuk menjauhi berbagai perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Ia menjelaskan bahwa pembinaan berbasis nilai-nilai keagamaan dapat menjadi salah satu langkah preventif dalam mencegah berbagai bentuk keburukan, termasuk tindakan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi.

“Melalui kegiatan BPI, civitas akademika diarahkan untuk mengisi aktivitas sehari-hari dengan kegiatan yang positif dan produktif, berlandaskan nilai-nilai keagamaan, khususnya nilai-nilai Islam,” jelas Hatta Syamsudin.

Penyelenggaraan BPI Akbar yang berkolaborasi dengan Satgas PPKPT ini juga menjadi bentuk komitmen Politeknik BPI dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, religius, inklusif, serta bebas dari berbagai bentuk kekerasan.

Melalui kegiatan tersebut, Politeknik BPI berharap seluruh civitas akademika dapat meningkatkan kualitas kepribadian, memperkuat kepedulian sosial, serta berperan aktif dalam mewujudkan budaya akademik yang positif dan berintegritas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *